Jihad Sanitasi, Kecamatan Pagelaran Sudah Terbebas dari BABS

snv_05
Deklarasi yang dibacakan oleh 22 Kepala Desa se Kecamatan Pagelaran
Pagelaran, Pringsewu. Masyarakat di Kecamatan Pagelaran kabupaten Pringsewu pada tahun ini sangat berbahagia sekali atas keberhasilannya menjalankan gerakan Stop BABS (Buang Air Besar Sembarangan). Sejak tahun 2015, masyarakat Pagelaran melakukan upaya pemerataan sanitasi dengan membentuk Paguyuban Penggiat dan Pengusaha Sanitasi Jamban Sewu yang didampingi oleh SNV Lampung.
Stiching Nederlandse Vrijwilligers (SNV) adalah organisasi berasal Belanda yang serius dan berfokus pada permasalahan lingkungan khususnya di sanitasi masyarakat.  Dalam 2 tahun terakhir ini SNV Indonesia memilih 7 Kabupaten se-Indonesia untuk dapat melakukan kegiatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yaitu Kabupaten Pringsewu, Grobokan, Ngawi, Nganjuk, Gunung Kidul, Magetan dan Pacitan.
Kegiatan STBM atau sering di sebut oleh masyarakat sabagai Jihad Sanitasi, bertujuan melakukan pemerataan edukasi dan perubahan perilaku masyarakat untuk hidup bersih dan mencegah manusia bersentuhan dengan kotoran dan bahan buangan lainnya. Kebiasaan masyarakat dahulu yang sering buang air besar di kebun dengan menggali ataupun langsung ke sungai, perlahan-lahan masyarakat mulai membuat jamban yang layak dan sehat.
Berawal dari memiliki jamban langsung (ke kolam) hingga jamban dengan bak septicktank dan peresapan, paguyuban Jamban Sewu melakukan inovasi dengan memproduksi jamban yang murah, kuat dan sehat. Berbeda dengan jamban pabrikasi berbahan keramik, jamban yang mereka produksi berbahan fiber dengan finishing halus dan pada saat pembuatan ditambahkan adukan semen sebagai dudukan jamban.
snv_04
Pada tanggal 18 Mei 2017 bertempat di Desa Gemah Ripah, masyarakat dan perwakilan 22 kepala Desa kecamatan Pagelaran melakukan Deklarasi Terbebas dari BABS sebagai tanda berhasilnya 100% gerakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Dalam sambutan Bupati Pringsewu yang diwakili oleh Asisten 1 pemkab Pringsewu Zuhairi, pemerintah daerah sangat mendukung sekali gerakan lingkungan ini dan mengajak seluruh lapisan masyarakat di kabupaten Pringsewu untuk mulai melaksanakan gerakan Jihad Sanitasi.
Dan melalui dana APBD, pemerintah kabupaten Pringsewu berupaya akan merencanakan anggarannya dalam mendukung para penggiat kegiatan sanitasi dan kepedulian lingkungan masyarakat. Merubah perilaku dan pembudayaan perilaku hidup bersih dan sehat merupakan tanggungjawab kita bersama demi tercapainya lingkungan yang sehat bebas dari penyakit dan meningkatkan taraf hidup yang lebih baik lagi.  -Tri-
snv_01

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[JANGAN DITIRU] Babymoon Yang Tidak Biasa, Blusukan ke SUOH ~ part 01

Els Coffee Lampung memanjakan penikmat kopi dengan suasana baru buat berkumpul dan bekerja

Ruang Jingga Gelar Kegiatan Kurangi Plastik Lagi di Way Kanan