SNV Indonesia ajak Media dan Bloger peduli sanitasi

Apa yang terlintas oleh kita jika mendengar atau membaca kata Sanitasi? Sedikit terlintas bahwa sanitasi itu berurusan dengan hajat keluarga ataupun masyarakat umum dan bisa menjurus ke arah suatu hal yang kotor. Tetapi setelah mencari arti sesungguhnya bahwa Sanitasi adalah perilaku disengaja dalam pembudayaan hidup bersih dengan maksud mencegah manusia bersentuhan langsung dengan kotoran dan bahan buangan berbahaya lainnya dengan harapan usaha ini akan menjaga dan meningkatkan kesehatan manusia. Dan sanitasi menjadi dua bagian yaitu sanitasi air bersih dan sanitasi air kotor, karena memiliki teknis dan keluaran yang berbeda pula.
TRI_5573_exposure
Sebuah Lembaga dibidang lingkungan bernama Stiching Nederlandse Vrijwilligers (SNV) Netherlands Development Organisation dan untuk program Sanitasi Terpadu Berbasis Masyarakat (STBM) SNV Indonesa di koordinasikan oleh Bambang Pujiatmoko. Pada hari Selasa 16 Mei 2017 mengadakan workshop tentang Orientasi Sanitasi untuk Media dan Bloger di Ruang Laksamana Hotel Inna Eigth Telukbetung. Dengan tujuan mengajak media dan bloger untuk ikut peduli dan mendorong masyarakatmemperhatikan sanitasi di lingkungan sekitarnya.
Dirasa perlu sebuah wadah informasi yang bercerita dan menjelaskan apa yang terjadi dengan sanitasi di lingkungan masyarakat Lampung serta upaya-upaya untuk menjadikan sanitasi yang lebih layak untuk manusia. Perlu diketahui bahwa negara kita masih menempati urutan kedua dunia dengan sanitasi terburuk setelah negara India dan berdasarkan data bahwa 63 juta orang Indonesia tidak punya toilet. Dan dari 8 juta orang penduduk di Lampung, 1,6 juta memiliki sanitasi yang buruk.
Perlu adanya pemberitahuan dan informasi tentang perkembangan sanitasi di masyarakat dan mengajak masyarakat umum untuk ikut terlibat dalam mengurangi sanitasi yang buruk. Hal ini dilakukan karena akan berdampak kepada penyebaran virus dan penyakit ke masyarakat yang lebih luas. Pada kesempatan yang sama, Juwendra Asdiansyah mewakili duajurai.com memberikan apresiasi yang sangat baik kepada SNV Indonesia untuk mengajak media dan bloger untuk mulai memperhatikan sanitasi yang ada di provinsi Lampung ini. Pemberitaan dan informasi tentang sanitasi baersih, kotor bahkan sanitasi terburuk sekalipun tidak tersentuh oleh para redaksi pemberitaan.
“Topik berita atau informasi tentang sanitasi ini masih kurang menarik untuk ditulis dan dibaca masyarakat” ujar Juwendra.  Tetapi kedepan, dengan mengajak masyarakat luas melalui media dan bloger terus mengedukasi masyarakat dengan permasalahan sanitasi, akan berdampak positif ke masyarakat untuk menciptakan sanitasi yang lebih baik. tri.red_

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[JANGAN DITIRU] Babymoon Yang Tidak Biasa, Blusukan ke SUOH ~ part 01

Els Coffee Lampung memanjakan penikmat kopi dengan suasana baru buat berkumpul dan bekerja

Ruang Jingga Gelar Kegiatan Kurangi Plastik Lagi di Way Kanan