Semangat ronda malam, Mustafa mengajak warga peduli pembangunan daerah

Seorang pemimpin daerah pasti akan melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan cara yang berbeda-beda. Lebih dekat dengan warga untuk sekedar mengetahui perkembangan dan kebutuhan wilayahnya secara langsung, dirasa perlu. Masyarakat akan sangat antusias jika mereka sangat membutuhkan sebuah perubahan pembangunan di lingkungannya. Kemajuan daerah menjadi kembanggaan warga dan pimpinan pemerintahan desa.

Musyawarah daerah antara Kepala Bupati dengan aparatur pemerintahan kecamatan dan desa yang sering disebut Musrembang, sering dijadikan agenda tahunan untuk mengetaui rencana pembangunan. Tidak menutup kemungkinan terjadinya aspirasi warga yang tertinggal atau belum sempat tertuang dalam Rencana Kegiatan Masyarakat. Metode pembangunan dengan menghimpun aspirasi langsung dari masyarakat masih kurang terlaksana dengan baik dan masih tertimpah oleh kepentingan.

Pemimpin daerah seperti Bupati memiliki peluang dan kesempatan yang sama dengan Camat untuk bisa bertemu warganya. Dengan memanfaatkan waktu sempit di sela-sela padatnya jadwal kegiatan harian sebagai kepala daerah, DR. Hi. Mustafa, M.T. menyempatkan bertemu warganya pada malam hari. Ikut Ronda, kalimat ini yang disampaikan Bapak Bupati saat berbincang-bincang dengan redaktur Jejamo.com dan beberapa Blogger Lampung dari Bandar Lampung, Lampung Tengah, Metro dan Lampung Utara.

Bersama Jejamo.com dan para blogger Lampung

Bupati Lampung Tengah ini menjelaskan bahwa kegiatan Ronda Malam ini selain menjaga keamanan lingkungan warga, kegiatan ronda malam adalah waktunya para warga bisa saling bersilaturahmi dan berdiskusi. Warga yang di waktu siangnya tidak sempat bertemu dengan warga yang lain, di saat ronda malamlah mereka bisa lebih dekat dan memperat tali silaturahmi. Semangat Ronda Malam sedang digiatkan kembali oleh bapak Bupati, sebagai sarana komunikasi dan aspirasi serta mengajak warga lebih peduli lagi dengan pembangunan.

Kerja Cepat yang di gadang-gadangkan bapak Bupati akan diwujudkan dengan bukti nyata percepatan pembangunan. Oleh karenanya, aspirasi dan rencana pembangunan akan digerakkan dari lapisan masyarakat bawah sebagai penerima manfaat. Dengan begitu, pemerintahan daerah akan sangat terbantu menangani peningkatan dan percepatan pembangunan desa.

Dengan penuh suka cita, Mustafa disambut banyak warga


Malam itu (28/07) berlokasi di kecamatan Seputih Mataram, bapak Bupati melakukan kunjungan ke 4 desa, yaitu Rejosari, Trimulyo Mataram, Sumber Agung dan Hutama Jaya. Selain bertemu warga yang berjaga malam, beliau memaparkan program kerja Bupati ke depan antara lain ; bantuan kampung sebesar 1 milyar rupiah, untuk bisa menaikkan gaji pamong dan limas , pembagian 5 kg beras kepada ibu-ibu yang kurang mampu dan menjadikan kampung enterpreneur creative.

Disampaikan juga kepada para blogger, bahwa bapak Bupati tidak hanya ingin melayani masyarakat tetapi ikut merasakan penderitaan agar dapat melakukan gerakan penanganan yang cepat. Lebih dekat dengan masyarakat, bang Mustafa (panggilan akrab) mengharapkan semua masyarakat tahu kalau ada pembangunan di desanya dan keterbukaan dalam melakulan pengawasan terhadap kinerja aparatur desa. Program Kerja Cepat menjadi target utama di Kabupaten Lampung Tengah demi terwujudnya pemeretaan pembangunan berbasis masyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[JANGAN DITIRU] Babymoon Yang Tidak Biasa, Blusukan ke SUOH ~ part 01

Sajian Bancakan dan daun pisang yang kini sedang naik ke meja silaturahmi

Makanan kekinian Lampung ala Sate Taichan Mantuuul