Media sosial menjadikan opini masyarakat yang beragam. [Ngobrol bareng Netizen MPR RI di Lampung]

Membahas pemerintahan, NKRI, dasar negara, undang-undang, persatuan dan kesatuan atau sistem peradilan negeri ini sepertinya menjadi topik yang terlalu serius bahkan dibilang berat. Perilaku dan kebiasaan diri untuk mengurangi pembahasan topik tersebut diatas sudah cukup meringankan beban di kepala kita yang isinya hanya usaha untuk mencari makan dan mengumpulkan pahala. Padahal, kepekaan terhadap negara, perilaku kepada masyarakat dan tata aturan, norma-norma serta hukum dalam kehidupan berbangsa harus kita taati loh.

Perubahan zaman di era serba digital sekarang ini merubah cara orang untuk bisa mengetahui perkembangan politik dan kepemerintahan negerinya dengan cara yang sangat sederhana. Kemudahan dunia telekomunikasi dan internet di zaman now membawa kita kepada kepraktisan dan kecepatan berbagi informasi hanya dari smartphone pribadi. Masyarakat sangat mudah memperoleh informasi dari berbagai sumber media dan berita, apalagi kalau sekedar ingin mengetahui perkembangan pemerintahan di negara ini.

Masih ingatkah kalian, kalau negara kita memiliki 4 pilar kekuatan dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia? Majelis Permusyawaratan Rakyat sebagai lembaga tertinggi di pemerintahan memiliki tugas yang sangat penting dalam melaksanakan dan menjalankan 4 pilar bangsa. 4 pilar bangsa bangsa yang hatus ditegakkan dan dijalankan yaitu : 1. Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara 2. Undang-undang dasar 1945 sebagai konstitusi negara 3. NKRI sebagai bentuk negara dan 4. Bhinneka tunggal ika sebagai semboyan negara.



Seberapa pentingkah kita harus mengetahui, menghayati dan menjalankan 4 pilar kebangsaan ini? Sebagian besar masyarakat kita sudah tahu tentang dasar negara, konstitusi negara dan semboyan negara, nah sebagian kecil lainnya hanya mengetahui bentuk negara saja. Secara tidak sadar sebenarnya kita sudah melakukan dan menerapkan sebagian dari 4 pilar kebangsaan tersebut. Melalui MPR sebagai lembaga pemerintahan tertinggi di Indonesia, 4 pilar kebangsaan harus terus dijalankan dan kita bisa melihatnya dalam setiap kegiatan pemerintahan atau kegiatan kenegaraan.

Ngobrol bareng NetizenMPR , NetizenLampung

Demi menjalankan dan menjaga 4 pilar kebangsaan yang di emban Majelis Permusyarawatan Rakyat di negara kesatuan ini, perlunya sebuah kesadaran masyarakat dan perlu adanya media informasi yang saling mendukung. Di zaman serba digital ini, masyarakat sebenarnya sudah mudah mencari, membaca dan mempelajari sendiri tentang bagaimana menjalankan 4 pilar kebangsaan. Dengan banyaknya artikel tentang kebangsaan dan bernegara tidak akan cukup sampai disitu saja. Diperlukan adanya kesadaran untuk melakukannya dan menyampaikannya ke masyarakat luas.



Dalam suasana yang santai dan bersahabat, bapak ketua MPR Zulkifli Hasan mengajak ngobrol bareng Blogger dan Netizen yang ada di Lampung. Beliau mengajak kita semua ikut bertanggungjawab untuk mempertahankan ideologi bangsa yaitu Pancasila dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui media seperti Tapis Blogger ini, beliau mengajak untuk membangun dan membentuk opini yang makin beragam serta meluruskan opini atau berita yang bersifat Hoax. Saat ini pergerakan politik dan pemerintah di negara kita sedang melakukan penyesuaian, ditambah lagi makin pesatnya informasi digital dan krisis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Dalam nuansa yang makin akrab , bapak Zulkifli Hasan yang didampingi oleh bapak Ma'ruf Cahyono (sekjen MPR) , bapak Zainuddin Hasan (bupati Lampung Selatan), ibu Siti Badriah, bapak Agus Bhakti Nugroho dan para tamu lainnya di Swis Belhotel Bandar Lampung (19/11/17). "Melalui media sosial, kita gencarkan kampanye menolak politik uang. Sampaikan kepada masyarakat jangan semua diukur dengan uang, tapi pilihlah pemimpin karena kapasitasnya" ujar bapak Zulkifli Hasan.

Menerapkan 4 pilar kebangsaan sebenarnya sangat mudah dilakukan bisa dimulai dari bangga sebagai bangsa yang religius, memanusiakan manusia lainnya, mencintai dan menggunakan produk dalam negeri, melaksanakan musyawarah tanpa amarah dan menjalankan keadilan yang sesungguhnya. Mencintai dan menghargai keberagaman budaya dalam balutan Bhinneka Tunggal Ika harus ditanamkan untuk terbentuknya persatuan dan kesatuan yang seutuhnya.

#netizenMPR #netizenLampung #inibaruindonesia #tapisblogger #mprgoid

Komentar

  1. Moga 4 Pilar MPR RI tidak hanya sebatad sosialisasi tapi juga dapat diimplementasikan dapam kehidupan sehari2. Sehingga, negeri dan bangsa ini menjadi kokoh dan tidak mudah digoyahkan oleh apapun dan siapapun.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

[JANGAN DITIRU] Babymoon Yang Tidak Biasa, Blusukan ke SUOH ~ part 01

Sajian Bancakan dan daun pisang yang kini sedang naik ke meja silaturahmi

Makanan kekinian Lampung ala Sate Taichan Mantuuul